Wednesday, 14 March 2012

Tentang Redha


Sikap redha dengan ketentuan Allah didasari keyakinan teguh terhadap sifat – sifat Allah s.w.t seperti Maha Pengasih (al – Rahman), Maha Penyayang (al – Rahim), Maha Bijaksana (al – Hakim) dan Maha Mengatahui ( al – Amin). 

Ia menyakini  bahawa pengetahuan Allah jauh lebih tinggi dan lebih luas jika dibandingkan pengetahuan semua hamba-Nya. Justeru, Allah lebih mengetahui sesuatu yang baik atau yang buruk untuk hamba-Nya daripada hamba itu sendiri.
Dan kerana sifat rahmat-Nya kepada makhluk, Allah hanya menentukan sesuatu yang terbaik untuk hamba-Nya meskipun ketentuan itu kadang terasa pahit.
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengatahui, sedang kamu tidak mengatahui.” (Surah al – Baqarah 2:216).
Allah menguji kita dengan sesuatu yang sangat kita sayang, kita diberi cubaan dengan kehilangan.  Allah menguji kita dengan sebuah impian yang amat kita harapkan, kita terduduk berlinang airmata saat impian kecundang… Anda juga pernah merasa begitu?
Ya.. Kita kan hamba pada-Nya yang Esa, kita juga hadapi ujian yang sama seperti ini. Sesungguhnya yakinlah DIA pemberi segala, kerana segalanya kepunyaan-Nya.
Saat ditariknya nikmat yang ada, DIA sedang mengaturkan untukmu sesuatu yang lebih berharga. Jangan bersedih, dunia ini tidak selayaknya ditangisi.

Yang kita dapat tidak semestinya yang kita pinta..
Yang kita minta belum tentu yang terbaik buat kita..
Yang terbaik buat kita tak semestinya Allah suka..
Belajarlah redha apa yang kita ada..
Itulah yang terbaik buat kita..
Walaupun itu bukan yang kita suka..




No comments: